Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif, tidak hanya di dunia industri tetapi juga di lingkungan pendidikan, termasuk kampus. Perguruan tinggi sebagai tempat berlangsungnya berbagai aktivitas akademik seperti perkuliahan, praktikum, penelitian, dan kegiatan organisasi memiliki potensi risiko yang dapat membahayakan keselamatan mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Berbagai aktivitas di kampus, khususnya di laboratorium, bengkel, maupun kegiatan lapangan, sering kali melibatkan penggunaan alat, bahan kimia, serta peralatan listrik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila tidak digunakan sesuai prosedur. Selain itu, masih rendahnya tingkat kesadaran dan pemahaman civitas akademika terhadap pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Universitas Nasional. Salah satu upaya tersebut adalah melalui penyelenggaraan pelatihan K3. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai identifikasi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur kerja yang aman, serta penanganan keadaan darurat.
Jum’at, 7 Juni 2024 Universitas Nasional melalui Biro Adm. Sumber Daya Manusia bekerjasama dengan Biro Adm. Umum menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan peserta terdiri dari para Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, dan Petugas Keamanan di lingkungan Universitas Nasional dengan jumlah peserta yang diikutsertakan adalah sebanyak 25 (dua puluh lima) orang.

Hadir sebagai perwakilan Pimpinan Universitas Nasional Bapak Prof. Dr. Suryono Efendi. SE., MBA., MM. (Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni) membuka acara Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan mengundang Narasumber Bapak Ruliyanto, ST., MT., Ph.D. (Dekan Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional) dan Ir. Ajat Sudrajat, MT., Ph.D. (Kepala Pusat Bantuan dan Kerjasama Teknik, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional).
Dalam pelatihan tersebut tidak hanya pemberian materi yang disampaikan oleh Narasumber, tetapi dilakukan simulasi penyelamatan dengan melakukan pemadaman api apabila terjadinya bencana kebakaran dilingkungan kerja.


Dengan adanya pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Universitas Nasional, diharapkan seluruh civitas akademika dapat menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas, sehingga tercipta lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi kegiatan belajar mengajar. UPM_BASDM.

